Search News

Over The Horizon Aug Week II 2010 (9 Agustus - 13 Agustus 2010)

Selasa, 10 Agustus 2010 | 15:58

EQUITY MARKET:
Pasar saham dunia, yang diukur menggunakan indeks MSCI World, minggu lalu mengalami kenaikan 2.45% dari 1,124.8 menjadi 1,152.3 seiring dengan berakhirnya earnings season dan adanya tanda tanda ekspansi pada sektor manufaktur dan jasa di AS.

Indeks MSCI Emerging Market menguat 19.5 poin (1.97%) ke level 1,010 dan indeks MSCI Asia Pasifik bertambah 3.3 poin (2.76%) ke level 122.4.
FTSE100 minggu lalu merangkak naik 74.4 poin (1.41%) ke level 5,332.4. Sementara CAC40 bertambah 72.9 poin (2.0%) ke level 3,716. Secara YTD, FTSE100 dan CAC40 masih berada dalam teritori negatif, masing masing -1.5% dan -5.6%. Minggu ini FTSE masih akan bergerak naik dan berusaha bertahan di atas level 3,700. FTSE100 akan berada dalam trading range 5,225 -5,390.
Di Asia, Nikkei225 tumbuh 104.8 poin (1.10%) ke level 9,642 di dorong laporan keuangan yang solid dari sejumlah emiten besar. Hang Seng naik 649 poin (3.09%) ke level 21,678. Minggu ini Nikkei225 masih berpotensi melemah karena JPY yang masih berpeluang menguat dan berada di kisaran 9,550 – 9,710.

Berbeda dengan Nikkei225 dan Hang Seng, IHSG minggu lalu di tutup melemah tipis 8.7 poin (-0.28%) pada level 3,060.6. Indeks saham Blue Chips LQ45 turun 1.07% dari 589.9 menjadi 583.6. Investor asing membukukan net sell sebesar Rp.422 miliar.
Pergerakan downtrend indeks di picu oleh penurunan harga dari saham saham pada sektor Industri Dasar (-3.28%), Manufaktur (-2.73%) dan Aneka Industri (-2.69%). Kejatuhan indeks yang lebih dalam dapat di cegah oleh kinerja saham saham pada sektor Agrikultur (8.2%) dan Pertambangan (2.87%). IHSG minggu ini kami perkirakan akan bergerak menguat dan berada di kisaran 2,998 -3,087.

Indeks saham utama di Wall Street minggu lalu di tutup menguat di atas 1% sehingga memperpanjang rally pada DJIA menjadi 5 minggu berturut turut. Kenaikan ini di topang oleh earnings season yang lebih baik dari tahun lalu. Hampir 78% dari emiten S&P500 yang telah mengeluarkan laporan keuangan berhasil mengalahkan estimasi pasar
DJIA naik 187.6 poin (1.8%) ke level 10,653.6 sementara NASDAQ menguat 33.8 poin (1.5%) ke level 2,288.5 dan S&P500 bertambah 20 poin (1.82%) ke level 1,121.6. Semua indeks utama di Wall Street sudah berada lebih tinggi dari level pada akhir/awal tahun.

Minggu ini perhatian investor akan tertuju pada hasil dari pertemuan FOMC dan penjualan ritel. Investor mengharapkan The Fed mengadopsi kebijakan quantitaive easing untuk menggairahkan akyifitas perekonomian.  DJIA minggu ini kami prediksi akan bergerak menguat dan berada di kisaran 10,589 – 10,720 sedangkan nilai VIX yang sebsar 21.74 dapat di artikan volatilitas (naik dan turun) S&P500 untuk 30 hari ke depan tidak melebihi 6.3%.


GOLD:
Harga kontrak berjangka emas untuk bulan Desember 2010 melonjak 1.81% dari $1,183.9 per troy ounce menjadi $1,205.3 per troy ounce, tertinggi dalam 3 minggu seiring melemahnya nilai tukar USD terhadap EUR sehingga menambah daya tarik emas sebagai instrumen investasi. Data COT CFTC tanggal 3 Agustus menunjukkan bahwa jumlah Open Interest (OI) sebanyak 695,147 kontrak, terendah sejak 20 April 2010 dan menandakan aliran dana keluar dari pasar emas. Net Long Position dari spekulator (funds) turun 0.6% sedangkan net short dari produser (commercials) anjlok 1.62% (chart 3).  Pada periode yang sama, nilai tukar EUR terhadap USD mulai rebound dari 1.2996 menjadi 1.3231. dengan kata lain, nilai tukar EUR/USD dan harga emas kembali searah atau berkorelasi positif (chart 2). Harga emas minggu ini akan kembali menguat, terutama jika Th Fed memutuskan untuk kembali melakukan kebijakan Quantitative easing yang di pandang oleh investor sebagai signal untuk meninggalkan USD.


CRUDE OIL:
Harga kontrak berjangka minyak mentah untuk bulan September 2010 naik 2.22% dari $78.95/barel menjadi $80.70/barel meskipun data DOE memperlihatkan bahwa persediaan minyak AS di Cushing, Oklahoma untuk minggu yang berakhir 30 Juli mengalami kenaikan (chart 5) seiring melemahnya permintaan yang turun 2.5%.
Data COT CFTC tanggal 3 Agusuts menunjukkan bahwa jumlah Open Interest (OI) naik 1.5% dari 2,54 juta kontrak menjadi 2,84 juta kontrak (chart 4). Net Long Position dari Spekulator besar melompat 15.6% dari 125,865 kontrak menjadi 145,472 kontrak. Kenaikan pada jumlah OI dan Net Long dari spekulator besar merefleksikan adanya aliran dana yang masuk ke pasar minyak seiring membaiknya risk appettite.
Harga minyak minggu ini kami perkirakan akan bergerak cenderung flat karena sepinya sentimen positif. Faktor fundamental yang penting, seperti ekonomi AS, menurut data minggu lalu, bukannya menciptakan lapangan kerja baru, justru menambah jumlah penngangguran. Untuk beberapa waktu ke depan, kami melihat harga minyak akan bergerak dalam kisaran $77.60-$84.50  per barel.


COAL:
Harga batubara yang di kirim melalui pelabuhan Newcastle, Australia minggu lalu turun dari $94.15/MT menjadi $91.87/MT meskipun curah hujan yang besar membuat para produser batubara di Indonesia, eksportir batubara terbesar kedua di dunia, kesulitan memenuhu target produksi.  Sebaliknya, harga batubara yang di kirim melalui pelabuhan Richard Bay, Afrika Selatan naik dari $89.60/MT menjadi   $90.20/MT. Pembelian batubara Richard Bay oleh India mencapai 2.1 juta MT atau 52% lebih tinggi dari pembelian pada periode yang sama tahun lalu seiring dengan meningkatnya kebutuhan batubara untuk menghasilkan listrik di India.  


TIN:
Harga kontrak berjangka 3 bulan Timah di LME minggu lalu naik 6.25% dari $19,505/MT menjadi $20,725/MT, tertinggi sejak 22 Agustus 2008 meskipun jumlah Open Interest berkurang cukup tajam (chart 6) dan persediaan di gudang gudang LME stabil pada level 15,000 ton (chart 7). Selama tahun 2010 ini, harga kontrak timah sudah melejit 20.8%
Volume persediaan (Inventory) Timah naik tipis dari 15,000 ton menjadi 15,040 ton sedangkan jumlah rata rata Cancelled Warrants bertambah dari 6.38% menjadi 6.97% dari total persediaan. Minggu ini harga kontrak Timah masih berpotensi melanjutkan pergerakan naiknya dan berada di kisaran $19,880/MT - $21,190/MT.


NICKEL:
Melanjutkan kenaikan 3.91% pada minggu sebelumnya, harga kontrak berjangka 3 bulan Nickel di LME naik 4.49% dari $21,150/MT menjadi $22,100/MT (chart 8).
Walaupun sempat meningkat lebih dari 118,000 ton, volume persediaan Nickel minggu lalu akhirnya turun tipis 0.14% dari 117,498 ton menjadi 117,336 ton.
Jumlah rata rata Cancelled Warrants naik dari 4.07% menjadi 4.46% dari total persediaan Nickel (Chart 9). Selisih antara harga spot (cash) dan harga kontrak berjangka paling panjang minggu lalu melebar karena kenaikan pada harga spot lebih tinggi dari pada kenaikan harga kontrak berjangka 27 bulan.
Harga Nickel minggu ini kami prediksi masih berpeluang untuk menguat dan berada di kisaran $21,975/MT-$22,400/MT.

CURRENCIES:
Dollar Index, yang di gunakan untuk memonitor nilai tukar USD terhadap 6 mata uang utama di dunia, minggu lalu turun dari level 81.54 ke level 80.41, terendah sejak 15 April 2010 (chart 11) karena masih tingginya tingkat pengangguran AS dan memburuknya sejumlah indikator ekonomi yang memaksa The Fed untuk mempertimbangkan kembali kebijakan quantitative easing yang akan memberi tekanan ke bawah pada yield US Treasury dan imbal hasil (return) dari aset aset yang berdenominasi USD. 
Akibatnya, nilai tukar USD terhadap JPY kembali melemah dan berada di level 85.41, terendah dalam 15 tahun, tanda bahwa investor menilai proses pemulihan ekonomi sudah kehilangan momentum sehingga melarikan dananya ke JPY, salah satu safe haven yang dianggap paling aman.
Nilai tukar EUR terhadap USD kembali menguat dan berada di level 1.3280 seiring pudarnya kekhawatiran bahwa krisis sovereign debt di Eropa akan memburuk. Sejumlah data ekonomi yang keluar minggu lalu memperlihatkan adanya perbaikan pada kondisi ekonomi negara negara yang bermata uang EUR.
Nilai tukar USD terhadap IDR terus melemah dari 8,949 menjadi 8.940 setelah BI memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI rate dan keluarnya data pertumbuhan Q2 2010 GDP Indonesia yang mencapai 6.2% di banding periode yang sama tahun lalu.
Prospek yield yang semakin rendah pada obligasi negara G3 dan berkurangnya volatilitas pada pasar saham, membuat investor yang mengejar yield tinggi masuk ke pasar modal negara sedang berkembang (Emerging Market), tidak terkecuali Indonesia.. Kepemilikan asing atas SUN masih tercatat naik hingga mencapai Rp.177.27 triliun pada tanggal 5 Agustus 2010, dari Rp.172.22 triliun pada minggu sebelumnya. Nilai tukar USD/IDR masih akan sulit untuk berada di bawah 8,800 sehingga akan berfluktuasi di kisaran 8,920 - 9,075.


A
A
A

IDX CHART

LOGIN

Username
Password

call center        Yahoo Chat
verisign

QUOTE

WORLD INDEX

  Index %
Gold1,719.90-1.17%
EUR-USD1.3035-0.9295%
Nasdaq2,905.66+1.61%
Dow12,862.20+1.23%
S&P 5001,344.90+1.46%
FTSE 1005,871.65-0.50%
STOXX 502,491.89-0.92%
DAX6,729.01-0.56%
Oil (WTI)96.67-1.20%
U.S. 10-year1.908%-0.016
BAC:US7.84+5.23%
8411:JP120.00+1.69%
Nikkei8,929.20-0.23%
TOPIX769.85
Hang Seng20,709.90
2012-02-06 16:51:02

IDX INDEX

  Index Point
AGRI
2,228.50
33.38
BASIC-IND
420.02
-5.07
CONSUMER
1,335.96
-15.29
INFRASTRUCE
714.44
-3.73
FINANCE
497.57
-6.20
MANUFACTURE
1,021.58
-15.34
MINING
2,753.77
-19.94
MISC-IND
1,371.86
-29.10
PROPERTY
243.63
-3.05
TRADE
638.19
-5.84
DBX
569.45
-4.67
MBX
1,140.00
-12.15
KOMPAS100
897.83
-10.56
LQ45
693.83
-9.30
JII
565.34
-6.08
BISNIS-27
338.35
-5.36
PEFINDO25
452.94
-4.85
SRI-KEHATI
208.54
-2.92
COMPOSITE
3,974.79
-41.16
2012-02-06 16:55:01

TOP 5

  Freq Price %
TRIL6,01884-6.67
STAR5,77768-2.86
AKRA2,9503,450-2.82
KRAS2,9408900.00
TRAM2,5829801.03
2012-01-20 16:55:03
  Price Gain %
ERTX2505025.00
WOMF2905523.40
VOKS1,50017012.78
BAEK1,95020011.43
UNIT3603510.77
2012-01-20 16:55:02
  Price Loss %
PRAS121-13-9.70
TRIL84-6-6.67
HITS235-15-6.00
META235-15-6.00
JRPT2,025-125-5.81
2012-01-20 16:55:02

EXCHANGE RATE

  Jual Beli
 USD 9125.00  8875.00 
 SGD 7331.65  7102.65 
 HKD 1177.60  1143.50 
 CHF 9910.65  9608.65 
 GBP14417.80 13986.80 
 AUD 9788.30  9484.30 
 JPY 119.67  115.17 
 SEK 1366.70  1316.90 
 DKK 1617.90  1556.10 
 CAD 9177.30  8879.30 
 EUR11945.90 11581.90 
 SAR 2442.35  2358.35 
 NZD 7603.40  7342.40 
 CNY 1446.95  1404.95 
2012-02-06 16:02:02

ORI Reli

  Index
ORI 003 100,925
ORI 004 103,000
ORI 005 110,000
ORI 006 103,000
ORI 007 104,350
ORI 008 104,700

Sukuk Ritel

  Index
SR 001 101,063
SR 002 103,875
SR 003 104,350



reliance ksei kpei idx bappepam
2012-02-06 16:45:01 AALI 21,950 450 (2.09 %) | ABBA 120 -3 (-2.44 %) | ABDA 760 0 (0.00 %) | ABMM 3,725 25 (0.68 %) | ACES 4,600 -200 (-4.17 %) | ADES 1,070 0 (0.00 %) | ADHI 710 -10 (-1.39 %) | ADMF 12,600 0 (0.00 %) | ADMG 580 0 (0.00 %) | ADRO 1,940 20 (1.04 %) | AGRO 136 0 (0.00 %) | AHAP 190 0 (0.00 %) | AISA 500 5 (1.01 %) | AKPI 970 -30 (-3.00 %) | AKRA 3,625 0 (0.00 %) | ALDO 495 0 (0.00 %) | ALMI 1,120 -30 (-2.61 %) | AMAG 171 -3 (-1.72 %) | AMAG-W 55 -1 (-1.79 %) | AMFG 7,000 50 (0.72 %) | ANTM 1,930 20 (1.05 %) | APIC 215 -5 (-2.27 %) | APLI 82 -2 (-2.38 %) | APLN 325 -5 (-1.52 %) | APOL 86 -34 (-28.33 %) | ARII 1,460 40 (2.82 %) | ARNA 455 25 (5.81 %) | ARTI 280 -10 (-3.45 %) | ASBI 300 0 (0.00 %) | ASGR 1,020 20 (2.00 %) | ASIA 62 2 (3.33 %) | ASII 77,000 -1,750 (-2.22 %) | ASRI 540 0 (0.00 %) | ATPK 162 -3 (-1.82 %) | AUTO 3,550 -25 (-0.70 %) | BAJA 270 -5 (-1.82 %) | BAPA-W 29 9 (45.00 %) | BAYU 260 -10 (-3.70 %) | BBCA 8,050 0 (0.00 %) | BBKP 650 -20 (-2.99 %) | BBLD 560 20 (3.70 %) | BBNI 3,425 -150 (-4.20 %) | BBRI 7,000 -150 (-2.10 %) | BBTN 1,210 -10 (-0.82 %) | BCAP 1,000 0 (0.00 %) | BDMN 4,800 25 (0.52 %) | BEKS 132 -1 (-0.75 %) | BFIN 5,200 0 (0.00 %) | BHIT 285 10 (3.64 %) | BIPI 235 -5 (-2.08 %) | BIPI-W 86 -3 (-3.37 %) | BIPP 57 1 (1.79 %) | BISI 930 0 (0.00 %) | BJBR 1,100 -30 (-2.65 %) | BKDP 114 2 (1.79 %) | BKSL 235 -10 (-4.08 %) | BMRI 6,400 -150 (-2.29 %) | BMTR 1,220 70 (6.09 %) | BNBA 151 1 (0.67 %) | BNBR 51 1 (2.00 %) | BNGA 1,200 0 (0.00 %) | BNII 460 5 (1.10 %) | BNLI 1,410 0 (0.00 %) | BORN 860 -20 (-2.27 %) | BRAU 425 -5 (-1.16 %) | BRMS 570 -20 (-3.39 %) | BRMS-W 48 -8 (-14.29 %) | BRNA 1,700 10 (0.59 %) | BRPT 760 -10 (-1.30 %) | BSDE 1,100 -30 (-2.65 %) | BSIM 290 -5 (-1.69 %) | BSIM-W 142 0 (0.00 %) | BTEK 1,300 80 (6.56 %) | BTEL 270 -5 (-1.82 %) | BTON 390 0 (0.00 %) | BTPN 3,400 -50 (-1.45 %) | BUDI 245 -5 (-2.00 %) | BULL 80 -1 (-1.23 %) | BULL-W 17 -1 (-5.56 %) | BUMI 2,525 -75 (-2.88 %) | BUVA 395 0 (0.00 %) | BVIC 137 0 (0.00 %) | BVIC-W3 47 1 (2.17 %) | BWPT 1,370 70 (5.38 %) | BYAN 18,000 0 (0.00 %) | CASS 395 5 (1.28 %) | CFIN 470 -5 (-1.05 %) | CFIN-W 100 2 (2.04 %) | CLPI 1,400 -40 (-2.78 %) | CMNP 1,760 -40 (-2.22 %) | CNKO 113 -1 (-0.88 %) | CNTX 7,100 -100 (-1.39 %) | COWL 230 0 (0.00 %) | CPIN 2,600 -75 (-2.80 %) | CSAP 240 5 (2.13 %) | CTRA 620 0 (0.00 %) | CTRP 580 -20 (-3.33 %) | CTRS 860 -10 (-1.15 %) | CTTH 68 0 (0.00 %) | DART 470 -5 (-1.05 %) | DAVO 50 0 (0.00 %) | DEWA 87 -2 (-2.25 %) | DGIK 101 -3 (-2.88 %) | DILD 265 -5 (-1.85 %) | DILD-W 3 0 (0.00 %) | DKFT 1,820 -90 (-4.71 %) | DKFT-W 1,060 -130 (-10.92 %) | DOID 640 -20 (-3.03 %) | DPNS 680 10 (1.49 %) | DSFI 50 0 (0.00 %) | DSSA 10,300 -700 (-6.36 %) | DVLA 1,200 0 (0.00 %) | EKAD 335 0 (0.00 %) | ELSA 250 0 (0.00 %) | ELTY 131 -7 (-5.07 %) | EMDE 150 0 (0.00 %) | EMTK 4,300 200 (4.88 %) | ENRG 188 -9 (-4.57 %) | ENRG-W 48 -4 (-7.69 %) | EPMT 750 0 (0.00 %) | ERAA 1,260 -20 (-1.56 %) | ERTX 450 90 (25.00 %) | ESSA 1,060 -20 (-1.85 %) | ETWA 465 5 (1.09 %) | EXCL 4,575 -100 (-2.14 %) | FASW 3,925 -75 (-1.88 %) | FISH 2,300 -25 (-1.08 %) | FMII 160 -5 (-3.03 %) | FORU 155 -3 (-1.90 %) | FPNI 148 0 (0.00 %) | FREN 50 0 (0.00 %) | FREN-W 16 0 (0.00 %) | GDST 135 0 (0.00 %) | GDYR 12,300 0 (0.00 %) | GEMA 300 0 (0.00 %) | GEMS 2,550 -50 (-1.92 %) | GGRM 57,950 -1,200 (-2.03 %) | GIAA 610 -20 (-3.17 %) | GJTL 2,750 -50 (-1.79 %) | GOLD 395 0 (0.00 %) | GPRA 145 -4 (-2.68 %) | GREN 120 -2 (-1.64 %) | GREN-W 27 0 (0.00 %) | GTBO 570 0 (0.00 %) | GWSA 200 -5 (-2.44 %) | GZCO 280 -5 (-1.75 %) | HADE 50 0 (0.00 %) | HDFA 225 -5 (-2.17 %) | HEXA 9,800 -250 (-2.49 %) | HMSP 46,500 1,500 (3.33 %) | HRUM 7,600 -50 (-0.65 %) | IATA 50 0 (0.00 %) | ICBP 5,200 50 (0.97 %) | ICON 650 0 (0.00 %) | IDKM 2,975 75 (2.59 %) | IGAR 650 -20 (-2.99 %) | IIKP 1,000 0 (0.00 %) | IKAI 140 -8 (-5.41 %) | IMAS 15,500 -500 (-3.13 %) | INAF 210 -10 (-4.55 %) | INAI 660 -10 (-1.49 %) | INCI 210 -5 (-2.33 %) | INCO 4,000 25 (0.63 %) | INDF 4,850 -75 (-1.52 %) | INDR 2,125 50 (2.41 %) | INDS 3,575 -50 (-1.38 %) | INDY 2,350 -100 (-4.08 %) | INKP 1,310 0 (0.00 %) | INPC 113 -2 (-1.74 %) | INTA 780 -10 (-1.27 %) | INTP 16,650 -450 (-2.63 %) | INVS 6,150 200 (3.36 %) | IPOL 135 0 (0.00 %) | IPOL-W 29 0 (0.00 %) | ISAT 5,450 50 (0.93 %) | ITMG 39,350 150 (0.38 %) | JAWA 365 -5 (-1.35 %) | JECC 770 40 (5.48 %) | JIHD 630 30 (5.00 %) | JKON 1,490 -10 (-0.67 %) | JPFA 4,400 75 (1.73 %) | JPRS 520 -20 (-3.70 %) | JSMR 4,425 -50 (-1.12 %) | JTPE 385 0 (0.00 %) | KAEF 450 -5 (-1.10 %) | KARK 50 0 (0.00 %) | KBLI 108 1 (0.93 %) | KBLM 110 -1 (-0.90 %) | KBLV 530 0 (0.00 %) | KBRI 64 -1 (-1.54 %) | KBRI-W2 19 -2 (-9.52 %) | KDSI 240 -5 (-2.04 %) | KIAS 98 -7 (-6.67 %) | KIJA 178 -6 (-3.26 %) | KKGI 6,900 -100 (-1.43 %) | KLBF 3,575 0 (0.00 %) | KPIG 650 0 (0.00 %) | KRAS 850 -20 (-2.30 %) | KREN 770 -10 (-1.28 %) | LAMI 250 25 (11.11 %) | LCGP 114 -1 (-0.87 %) | LMAS 50 0 (0.00 %) | LMPI 250 -20 (-7.41 %) | LPCK 1,880 -60 (-3.09 %) | LPGI 1,590 0 (0.00 %) | LPIN 2,300 150 (6.98 %) | LPKR 720 20 (2.86 %) | LPLI 220 -10 (-4.35 %) | LPPS 123 4 (3.36 %) | LSIP 2,500 50 (2.04 %) | LTLS 890 0 (0.00 %) | MAIN 1,030 -40 (-3.74 %) | MAMI 50 0 (0.00 %) | MAPI 5,800 -200 (-3.33 %) | MASA 495 5 (1.02 %) | MBAI 13,200 700 (5.60 %) | MBSS 1,070 -30 (-2.73 %) | MBTO 420 0 (0.00 %) | MDLN 345 0 (0.00 %) | MDRN 3,175 175 (5.83 %) | MEDC 2,300 25 (1.10 %) | META 280 0 (0.00 %) | META-W 191 -1 (-0.52 %) | MFIN 750 10 (1.35 %) | MFMI 225 0 (0.00 %) | MICE 465 -5 (-1.06 %) | MIDI 425 5 (1.19 %) | MITI 62 -3 (-4.62 %) | MLIA 400 0 (0.00 %) | MLPL 156 0 (0.00 %) | MLPL-W 41 2 (5.13 %) | MNCN 1,610 60 (3.87 %) | MPPA 930 0 (0.00 %) | MRAT 560 10 (1.82 %) | MTDL 121 2 (1.68 %) | MTFN 315 10 (3.28 %) | MTLA 230 -5 (-2.13 %) | MYOH 1,920 10 (0.52 %) | MYOR 14,750 50 (0.34 %) | MYRX 280 -5 (-1.75 %) | MYRXP 61 -2 (-3.17 %) | MYTX 270 0 (0.00 %) | NIKL 275 -5 (-1.79 %) | NISP 1,200 40 (3.45 %) | OKAS 275 5 (1.85 %) | PADI 580 -10 (-1.69 %) | PADI-W 200 0 (0.00 %) | PANR 166 1 (0.61 %) | PANS 1,370 -30 (-2.14 %) | PBRX 500 -20 (-3.85 %) | PBRX-W 101 9 (9.78 %) | PGAS 3,400 75 (2.26 %) | PGLI 104 2 (1.96 %) | PICO 210 0 (0.00 %) | PKPK 173 -3 (-1.70 %) | PLAS 1,370 0 (0.00 %) | PNBN 890 0 (0.00 %) | PNIN 470 -5 (-1.05 %) | PNLF 152 -5 (-3.18 %) | PNLF-W 40 0 (0.00 %) | POLY 440 -15 (-3.30 %) | PRAS 123 3 (2.50 %) | PSAB 3,900 125 (3.31 %) | PTBA 20,300 -200 (-0.98 %) | PTIS 960 20 (2.13 %) | PTPP 570 -20 (-3.39 %) | PTRO 36,100 -8,900 (-19.78 %) | PTSN 90 -1 (-1.10 %) | PTSP 670 10 (1.52 %) | PUDP 485 5 (1.04 %) | PWON 820 -30 (-3.53 %) | PYFA 199 0 (0.00 %) | R-LQ45X 700 -6 (-0.85 %) | RAJA 590 -20 (-3.28 %) | RALS 800 -20 (-2.44 %) | RBMS 95 -4 (-4.04 %) | RICY 196 -9 (-4.39 %) | RIGS 405 -40 (-8.99 %) | RIMO 50 0 (0.00 %) | RMBA 890 -20 (-2.20 %) | RODA 195 -5 (-2.50 %) | ROTI 3,525 -50 (-1.40 %) | RUIS 270 -5 (-1.82 %) | SAFE 80 -7 (-8.05 %) | SCMA 9,000 -50 (-0.55 %) | SDMU 300 0 (0.00 %) | SDPC 68 -1 (-1.45 %) | SDRA 345 -20 (-5.48 %) | SGRO 3,325 75 (2.31 %) | SIMP 1,370 30 (2.24 %) | SIPD 56 -1 (-1.75 %) | SMAR 5,400 -50 (-0.92 %) | SMCB 2,275 -25 (-1.09 %) | SMDM 188 0 (0.00 %) | SMDR 4,325 -350 (-7.49 %) | SMGR 11,400 50 (0.44 %) | SMMA 4,075 -25 (-0.61 %) | SMRA 1,190 0 (0.00 %) | SMRU 610 -10 (-1.61 %) | SMSM 1,740 10 (0.58 %) | SOBI 2,150 100 (4.88 %) | SPMA 255 -5 (-1.92 %) | SRAJ 420 -15 (-3.45 %) | SRSN 59 -1 (-1.67 %) | SSIA 870 -30 (-3.33 %) | SSTM 194 -16 (-7.62 %) | STAR 64 -1 (-1.54 %) | STAR-W 16 0 (0.00 %) | SULI 134 -2 (-1.47 %) | SUPR 4,225 0 (0.00 %) | TBIG 2,475 25 (1.02 %) | TBLA 590 0 (0.00 %) | TCID 8,100 50 (0.62 %) | TELE 330 0 (0.00 %) | TELE-W 64 0 (0.00 %) | TIFA 215 5 (2.38 %) | TINS 1,910 10 (0.53 %) | TIRT 68 1 (1.49 %) | TKIM 2,125 0 (0.00 %) | TLKM 6,800 -100 (-1.45 %) | TMAS 192 -3 (-1.54 %) | TMPI 141 13 (10.16 %) | TMPO 141 -14 (-9.03 %) | TOTL 420 -5 (-1.18 %) | TOWR 11,600 -300 (-2.52 %) | TPIA 2,350 0 (0.00 %) | TRAM 980 0 (0.00 %) | TRIL 144 -2 (-1.37 %) | TRIM 97 -8 (-7.62 %) | TRST 430 -5 (-1.15 %) | TRUB 50 0 (0.00 %) | TSPC 2,600 50 (1.96 %) | TURI 690 -10 (-1.43 %) | ULTJ 1,130 0 (0.00 %) | UNIT 380 50 (15.15 %) | UNSP 285 -5 (-1.72 %) | UNSP-W2 95 -10 (-9.52 %) | UNTR 28,000 -1,250 (-4.27 %) | UNVR 19,600 -300 (-1.51 %) | VIVA 520 -20 (-3.70 %) | VIVA-W 174 -1 (-0.57 %) | VOKS 1,130 -20 (-1.74 %) | VRNA 139 2 (1.46 %) | WEHA 169 0 (0.00 %) | WEHA-W 14 -4 (-22.22 %) | WICO 69 3 (4.55 %) | WIKA 690 -20 (-2.82 %) | WINS 335 0 (0.00 %) | WINS-W 40 0 (0.00 %) | WOMF 275 -20 (-6.78 %) | YPAS 680 -10 (-1.45 %) | YULE 131 1 (0.77 %) | ZBRA 50 0 (0.00 %) |